Puisi Aku Binasa
AKU BINASA
Harap ini masih mencipta sendu
Senyuman yang dahulu menghadirkan angan dalam hati
Bak fatamorgana yang hadir lalu pergi saat didekati
Senyum yang merenggut akal pikirku Buat diri memaku, bikin vokal membatu
Disana, disana harap-harap itu terbang meninggi
Menembus portal-portal ketidakmungkinan yang membayangi
Memupuk asa, tumbuhlah rasa
Dan ketiba-tibaan itu hadir
Bikin Harap, asa dan rasaku yang kian memuncak, jatuh berdesir
Akhirnya sewaktu sore, ku coba hapus cerita kita
Dan malamnya, aku binasa.
Gunung Sari, Lombok Barat.
28 Agustus 2019.



Komentar
Posting Komentar