Puisi Pertemuan Pertama
PERTEMUAN PERTAMA
(Untuk Ia Yang Aku Kagumi)
Ini mungkin pertemuan pertama kita, namun rasa - rasanya kita telah lama saling menata
Ini memang jumpa pertama kita, namun rasa-rasanya kita telah lama saling menyapa
Lewat laman mediaku, kupandangi setiap inci potretmu hingga memaku dengan khayalan tak menentu
Kedua pupil matamu yang terlampau begitu indah seakan memanggil khayal tanpa takut untuk terpental
Ia Memberi asa untuk terus hidup, membagi rasa berharap menetap
Hatimu bisa saja masih terpaut dengan yang lain, namun hati ini tak sanggup hanya bermain-main
Karena Kau begitu indah untuk dipermainkan, juga sayang untuk terlewatkan
Kamar Penan, Pejarakkan.
(Untuk Ia Yang Aku Kagumi)
Ini mungkin pertemuan pertama kita, namun rasa - rasanya kita telah lama saling menata
Ini memang jumpa pertama kita, namun rasa-rasanya kita telah lama saling menyapa
Lewat laman mediaku, kupandangi setiap inci potretmu hingga memaku dengan khayalan tak menentu
Kedua pupil matamu yang terlampau begitu indah seakan memanggil khayal tanpa takut untuk terpental
Ia Memberi asa untuk terus hidup, membagi rasa berharap menetap
Hatimu bisa saja masih terpaut dengan yang lain, namun hati ini tak sanggup hanya bermain-main
Karena Kau begitu indah untuk dipermainkan, juga sayang untuk terlewatkan
Kamar Penan, Pejarakkan.
2 Agustus 2019.



Komentar
Posting Komentar